Akulah senja, yah kau sebut aku senja...
Aku berada di sisi lain bumi saat pagi dan siang hari
Beristrahat sejenak, mempersiapkan diri untuk memberikan keindahan di sore hari
Bersama langit biru yang berubah warna menjadi jingga keunguan karena sinarku
Akulah yang selalu dinantikan orang
Dan dengan senangnya mereka menikmatiku, menikmati momen itu
Menikmati bersama orang yang mereka sayangi
Akulah senja,
Hadirku berada di antara siang dan malam
Hadirku berada di antara terang dan gelap
Aku senang banyak orang yang menyukaiku, menantikanku, mengabadikanku, merindukanku
Tapi terkadang, aku ingin menjadi mentari yang bukan dinantikan karena keindahannya
melainkan karena manfaatnya, peranannya...
Apakah aku bisa bertahan?
Sementara aku hanya senja, yang sinarku hanya semburat cahaya yang akan sirna oleh waktu...
Tapi aku senang, sekali lagi aku bahagia
Karenaku orang dapat tersenyum, walaupun aku tidak bermanfaat dan memberikan peranan penting pada kehidupan di bumi, tapi aku senang..
Setidaknya orang-orang akan selalu setia menungguku dengan keindahan bentuk dan sinarku, setidaknya aku dapat membuat mereka tersenyum, memberikan mereka kebahagiaan, walau hanya sekejap...
Sebentar lagi aku akan terbenam
Aku tidak akan meninggalkanmu
Aku hanya memberikan kesempatan pada bulan, agar engkau belajar keindahan dibalik pekatnya malam...
Yah,, aku tak akan pergi
Aku akan datang tepat waktu
Karena ku tahu, akan ada kamu yang selalu menantiku..
Menantikanku tiap hari, dan selalu...
*(17.55 Wita)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar