Jumat, 07 September 2012

tentang dia [II]

Dia, dia dan dia lagi yang terlintas dalam benakku untuk menuliskan bait tentang dia...
yah tangan ini tergerak lagi untuk menuliskan sedikit kegalauan yang datang dari ujung hati dalam kelamnya malam.

Tak tertepiskan lagi diri ini selalu ingin mengetahui kabarmu dalam diam di setiap saat.

Maaf, maaf... jika selama ini kehadiranku begitu mengusikmu, aku tak tahu apa yang harus aku lakukan, semua ini di luar kendaliku.
Maaf, maaf... jika selama ini telah membuat beban dalam dirimu, aku tak bermaksud seperti itu.
Maaf, maaf dan maaf... jika selama telah membuatmu bingung dengan sikapku, akupun tak ingin membuatmu seperti itu.


Aku berjanji, akan berusaha menghilangkan bebanmu, berhenti mengusikmu dan berhenti membuatmu bingung. Aku akan pergi dari hidupmu, dan berharap diriku dan dirimu akan baik-baik saja.

Seperti air sungai, Hatiku kini
Selalu mengalir, Terus mencari
Seperti awan hitam, Hatiku kini
Menahan hujan, tak kuat lagi ...

Yang kuharap malam ini hanya tenangmu
Yang kuingin saat ini hanya damaimu
Yang kupinta detik ini hanya bahagiamu

Semoga Allah swt senantiasa berada di sisi kita, sehingga kita tidak merasakan kegundahan yang terkadang datang menyapa, dan semoga kitapun tetap istiqamah dalam jalanNya.

2 komentar: